Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil lolos sebagai Google Student Ambassador (GSA), program bergengsi yang diikuti puluhan ribu mahasiswa dari seluruh Indonesia.
Mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UMSU kelas internasional, Muhammad Hafiz Abdillah, mengaku terdorong mengikuti program tersebut karena ingin terus mengembangkan diri, baik dari segi pengalaman, pengetahuan, maupun prestasi.
āSaya merasa belum cukup dengan diri saya saat ini, sehingga saya mencari peluang untuk berkembang. Program Google Student Ambassador ini memberikan banyak manfaat, mulai dari relasi, kreativitas, hingga kemampuan public speaking,ā ujarnya, Rabu (08/04/2026).
Ia menjelaskan tahapan seleksi yang harus dilalui peserta dalam program tersebut.
“Kami diminta membuat video wawancara berdurasi empat menit tanpa proses editing, menjawab sejumlah pertanyaan terkait ide dan kreativitas, serta menyusun rencana kontribusi apabila terpilih,” jelasnya.
Kemudian, Ia mengungkapkan ketatnya persaingan dalam program tersebut.
“Terdapat lebih dari 81.000 mahasiswa dari sekitar 1.900 perguruan tinggi di Indonesia yang mendaftar, namun hanya sekitar 2.000 peserta yang dinyatakan lolos. Tahun ini juga menjadi kali pertama mahasiswa UMSU berhasil masuk dalam program tersebut, ungkapnya.
Sebagai Google Student Ambassador, Hafiz berencana menghadirkan program edukasi terkait pemanfaatan kecerdasan buatan di lingkungan kampus, khususnya penggunaan Gemini AI.
āSaya ingin menjembatani mahasiswa dengan AI, bukan hanya untuk tugas, tapi juga memahami fitur dan etika penggunaannya dalam dunia akademik,ā paparnya.
Ia juga menekankan pentingnya keberanian mencoba dalam proses pengembangan diri.
āBerani melangkah itu penting. Jangan takut gagal, karena dengan mencoba kita bisa mengetahui kemampuan diri dan terus berkembang,ā katanya.
tr: Rifky





















