Teropongdaily, Medan-Gelar Melayu Serumpun sukses menyedot perhatian warga Kota Medan meski diguyur hujan deras. Antusiasme masyarakat dan peserta yang tinggi membuat lokasi acara tetap dipadati, membuktikan kuatnya semangat melestarikan budaya Melayu berlangsung meriah pada Rabu, (21/05 /2025) lalu.
Salah seorang pengunjung, Indri, warga Medan, mengaku rutin hadir setiap tahun untuk menyaksikan pertunjukan budaya Melayu.
“Yang membuat tertarik salah satunya karena anak saya tampil dalam tarian kolosal. Selain itu, Medan kan identik dengan budaya Melayu, jadi acara seperti ini selalu menarik untuk saya,” katanya.
Meskipun demikian, Indri menyayangkan kurangnya kesiapan panitia menghadapi cuaca.
“Setiap tahun hujan, tapi panitianya kurang siap. Tahun lalu tendanya lebih panjang. Harusnya bisa lebih dipersiapkan,” ujarnya.
Sementara itu, semangat para peserta tetap menggelora meski hujan turun sejak sore. Annisa Nabila Nasution dari Sanggar Anggrek Hitam, Binjai, tampil perdana dalam acara ini dengan membawakan tarian Zapin, salah satu bentuk ekspresi seni khas Melayu.
“Senang banget, apalagi ini pertama kali tampil. Tahun lalu cuma nonton, sekarang bisa nari sendiri, pasti nambah pengalaman,” tutur Annisa.
Ia berharap kegiatan tersebut terus diselenggarakan dan mendapat dukungan lebih luas agar budaya Melayu semakin dikenal generasi muda. Bagi Annisa, tampil di acara ini merupakan pengalaman berharga sekaligus bentuk kontribusi dalam pelestarian budaya daerah.
Meski cuaca kurang bersahabat, Gelar Melayu Serumpun tetap berlangsung semarak dan menjadi bukti nyata bahwa kekayaan tradisi masih mendapat tempat istimewa di hati masyarakat.
Tr: Delila Dira & Salsabila Balqis






















