Teropongdaily, Medan-Adakan Seminar Kepenulisan Nasional, Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dinamika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) hadirkan penulis terkenal di Aula Utama Kampus II UINSU. Minggu, (16/10/2022).
Erisca Febriani, penulis Buku Best Seller (Dear Nathan) dihadirkan pada acara Seminar Kepenulisan LPM Dinamika UINSU sebagai pembicara.
Dalam kalimatnya, Erisca menyebutkan kalau untuk menulis, ide itu sebenarnya bisa datang darimana saja.
“Jadi ide itu ada dimana-mana tergantung dari kita membentuknya atau tidak. Jadi kadang-kadang ide tuh muncul bisa darimana, dari kita diam doang dan terkadang ide muncul dari kita ga ngapa-ngapain,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan, meskipun begitu tidak semua orang bisa meluangkan waktu untuk mengeksekusinya. “Ide iti murah yang mahal itu eksekusinya. Kenapa mahal? Karena tidak semua orang meluangkan waktunya untuk mengeksekusi menjadi sebuah tulisan. Maka dari itu lakukan saja, langsung tulis, jangan mikirin apa yang dikatakan orang,” ucapnya.
Erisca juga menjelaskan bahwa baginya cerita yang baik itu tergantung dari bagaimana penyampaian seorang penulis.
“Menurutku cerita yang baik adalah cerita yang bisa dirasa oleh banyak orang. Penulis yang baik, gimana caranya dia membaca banyak jurnal, harus baca teori beratus-ratus tapi tetap ditulis menjadi sesuatu yang nikmat dan mudah dicerna oleh orang-orang,” jelasnya.
Diakhir, Erisca mengungkapkan semakin kita mengidolakan seorang penulis semakin berdampak juga pada hasil tulisan kita. “Setiap penulis mempunyai ciri khas yang berbeda-beda, ada yang menggunakan metafora lalu ada yang hiperbola. Jangan mengidolakan satu penulis, karena nanti tulisan kita akan mirip dengan tulisan dia,” pungkasnya.
Tr : Sonya Mayrevi & S F Namira
Editor : Choirun Anisah Sabilah





















