Teropongdaily, Medan-Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) adakan Diskusi Publik di Aula FISIP UMSU. Kamis, (13/10/2022).

Diskusi yang bertemakan “Potret Kesejahteraan Masyarakat Indonesia Terkini Menuju Sukses Politik 2024” diadakan dengan tujuan mengkaji fenomena politik terkini.
Dewata Sakti sebagai sekretaris Bidang Hikmah IMM FISIP UMSU mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan program wajib Bidang Hikmah.
“Ini suatu program Bidang Hikmah, program wajib dalam Bidang Hikmah. Kadang yang di lakukan Diskusi Pubik, apalagi kita Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik dan seharusnya mengkaji potret sosial politik terkini,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan hari ini sendiri Alhamdulillah nya dapat berjalan dengan lancar. “Alhamdulillah kegiatan hari ini bisa dilihat dengan lancar dan sukses dan menghasilkan sebuah gagasan dari skema yang dibacakan di depan,” ucapnya.
Dewata juga sampaikan kalau kegiatan seperti ini kedepannya pasti akan diadakan kembali pastinya namun dengan tema yang berbeda.
“Diskusi Publik ada sekali lagi, mungkin itu terkait Pesta Demokrasi 2024. Bagaimana menjadi pemilih yang bijak yang bisa melihat visi misi calon-calon eksekutif dan legislatif nanti yang maju secara objek dan tidak memandang dan sebenarnya untuk meminimalisir politik,” jelasnya.
Safira Ahmad Pane salah satu peserta Diskusi Jurusan Fakultas Agama Islam (FAI) mengungkapkan pandangannya mengenai pembahasan materi yang disampaikan pemateri hari ini.
“Menurut saya, penyampaian materi kali ini sungguh luar biasa menarik, dikarenakan pada penyampaian pemateri bahwasanya beliau sadar dan peka terhadap situasi masyarakat Indonesia yang berkehidupan sistem kapitalis dan liberalis,” ujarnya.
Lanjutnya ia juga menyampaikan kesinambungan kegiatan ini dengan sistem politik Indonesia yang Demokratis. “Apalagi di Indonesia sudah menerapkan sistem pemilihan ideologi demokrasi, namun pada dasarnya sistem pemilihan pemimpin dalam agama Islam ada namanya sistem Khilafah,” lanjutnya.
Diakhir, Safira pun memberikan bagaimana pendapatnya mengenai rangkaian kegiatan pada hari ini.
“Menurut saya acara ini seharusnya banyak diikuti, namun para peserta kali ini banyak di hadiri oleh IMM FISIP sendiri dan ada beberapa para undangan lainnya yang dimana seharusnya mahasiswa FISIP ini sangat antusias dalam dunia perpolitikan pada akhirnya mahasiswi sekarang malah memilih tempat tongkrongan di tempat cafe dengan seduh kopi,” pungkasnya.
Tr : Rabiatul Adawiyah & Maghfiroh
Editor : Choirun Anisah Sabilah






















