Perwakilan peserta yudisium, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Nabila Putri Efendi, mengajak lulusan menjaga nama baik almamater dan mengabdikan ilmu kepada masyarakat, Rabu (21/10/2026).
Nabila mengungkapkan, rasa syukur atas kelulusan yang diraih setelah melalui proses pendidikan bersama peserta yudisium lainnya.
“Hari ini adalah hari yang membahagiakan. Ketika perjuangan, doa dan pengorbanan mengantarkan kita pada pencapaian yang membanggakan. Berkat pertolongan Allah SWT, dukungan orang-orang terkasih dan semangat pantang menyerah, akhirnya kita berhasil sampai di titik ini,” ujar Nabila.
Ia turut mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang berperan dalam perjalanan pendidikan para lulusan, mulai dari pimpinan universitas, fakultas, dosen, dan tenaga kependidikan hingga keluarga.
“Terima kasih yang paling dalam juga kami sampaikan kepada kedua orang tua dan keluarga tercinta. Di balik gelar yang kita raih hari ini, ada doa, pengorbanan dan harapan keluarga yang tak pernah putus. Gelar ini bukan hanya milik kita, tetapi juga milik mereka yang selalu mendukung dan percaya kepada kita,” ungkapnya.
Nabila mengingatkan bahwa kelulusan membawa tanggung jawab bagi para lulusan FKIP untuk berkontribusi dalam dunia pendidikan dan membentuk generasi mendatang.
“Sebagai lulusan FKIP, kita tidak hanya membawa gelar, tetapi juga tanggung jawab untuk mengabdikan hidup, mencerdaskan bangsa dan membentuk generasi masa depan,” jelasnya.
Ia berharap para lulusan dapat menjaga nama baik UMSU dengan menunjukkan kualitas diri serta menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan.
“Yudisium bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari pengabdian yang lebih besar. Marilah kita menjaga nama baik almamater dan membuktikan bahwa lulusan UMSU mampu menjadi insan yang berilmu, berkarakter, profesional dan bermanfaat bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
TR: Riska





















