Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar Operasi Sadar Pajak di 33 kabupaten/kota sepanjang Oktober 2026 untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor.
Dikutip dari antaranews.com Sumatera Utara, Operasi ini diselenggarakan secara gabungan bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumut, Kantor Wilayah (Kanwil) Jasa Raharja Sumut, serta berbagai pihak terkait lainnya.
Kepala Bapenda Provinsi Sumut, Sutan Tolang Lubis, menjelaskan layanan pembayaran dibawa langsung ke lokasi pemeriksaan guna memudahkan masyarakat memenuhi kewajibannya.
“Operasi Sadar Pajak ini, kita menghadirkan layanan pembayaran pajak di lokasi pemeriksaan guna mempermudah masyarakat,” ujarnya, Sabtu (17/10/2026).
Selain mengingatkan masyarakat yang belum membayar pajak, operasi ini juga bertujuan mendorong kedisiplinan berlalu lintas. Bus keliling pajak pun disiapkan, lengkap dengan hadiah-hadiah menarik bagi warga yang telah melunasi kewajibannya.
“Kita menyadarkan masyarakat untuk membayar pajak, karena ada masyarakat yang lupa membayar kewajibannya. Jadi kita ingatkan dengan baik-baik,” kata Sutan.
Pendapatan daerah per 22 September 2026 tercatat mencapai Rp8,9 triliun atau sekitar 69,8 persen dari target tahunan sebesar Rp12,83 triliun. Masyarakat pun diimbau agar tidak menunda pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Kemudian, Direktur Lalu Lintas Polda Sumut, Kombes Pol. Achmad Fauzi Dalimunthe, turut mengajak masyarakat untuk memenuhi kewajiban membayar pajak, mengingat dana tersebut menjadi sumber pembangunan daerah.
“Kepada masyarakat untuk membayar kewajiban pajak. Karena dari uang pajak itu, ada pembangunan jalan, jembatan, lampu lampu jalan, dan lain-lainnya. Dari kita untuk kita,” kata Fauzi.
Sementara itu, salah seorang pengguna Jalan Putri Hijau Kota Medan, Rini, menyambut baik kehadiran layanan ini yang dinilai memudahkan masyarakat.
“Maunya bus-bus seperti ini lebih banyak lagi, jadi kami mudah bayar pajak. Kalau di Samsat kan ada antrean banyak, kalau banyak bus-bus seperti ini, saya yakin masyarakat banyak yang bayar pajak,” ungkap Rini.
Tr: Aura



















