Teropongonline, Medan – Public Relation Day 3 atau #PRDay3 Perhumas Muda Medan kembali hadir dengan tema yang berbeda yaitu “How To Be A Creative PR in Digital Era”. Tema tersebut terkait untuk membekali para peserta seminar nasional khususnya anak muda untuk siap menghadapi segala tantangan di era revolusi industri 4.0.
Solusi untuk menghadapi tantangan tersebut harus dipersiapkan secara matang oleh anak muda sekarang. Peserta seminar nasional #PRDay3 terlihat sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan demi kegiatan. Namun dibalik kesuksesan acara ini, tak lepas peran panitia yang juga mahasiswa dari berbagai kampus yaitu: UISU, UMA, STIK-P dan yang paling dominan mahasiswa UMSU jurusan Ilmu Komunikasi dalam mempersiapkannya.
Wika Anggraini selaku ketua panitia memberikan alasan kepanitiaannya memilih tema tersebut, menurutnya ditengah arus digitalisasi zaman sekarang yang semakin berkembang tanpa henti, nantinya tema ini akan memotivasi kawan-kawan dalam menghadapi era revolusi industri 4 0. “Kami memilih tema ini karena kami ingin setelah acara seminar disini, kawan-kawan mahasiswa mampu menjawab tantangan era digitalisasi 4.0 pada saat ini,” katanya yang juga mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP UMSU semester IV.
Tak lupa, Wika juga mengapresiasi penuh kepanitiannya yang turut ikut mensukseskan acara seminar nasional ini. “Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang ikut mensukseskan acara ini. Saya ucapkan terima kasih banyak. Tanpa kalian acara ini tidak akan berjalan dengan baik,”ujarnya saat menyampaikan kata sambutan seminar nasional di Aula Raja Inal Kantor Gubsu, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan.
Senada dengan Wika, Ketua Umum Perhumas Muda Medan Muhammad Rizki Damanik mengatakan sangat berpengaruhnya media sosial dalam berkreatifitas. Apalagi katanya dalam meningkatkan personal branding atau dalam mempromosikan apa yang sedang diperjuangkan.
“Sekarang ini, di era digitalisasi personal branding tidak hanya dilihat pada tampak luar diri kita saja. Tapi, juga di sosial media. Apa yang kita posting, yang kita tampakan di sosial media itulah kita sebenarnya,”katanya.
Tak ketinggalan juga sebagai acara penghibur grup band lokal asal Medan FIVHAYUB turut memeriahkan acara ini dengan melantunkan beberapa lagunya. Total ada 400 orang lebih memadati tempat berlangsungnya seminar tersebut yang berjalan dengan baik dan berinteraksi langsung dengan narasumber.
Reporter : Mahda Rafsanjani
Editor : Fuad Saleh Madhy



















