Teropongdaily, Medan-Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), berhasil terpilih menjadi satu-satunya finalis perwakilan tunggal dari Sumatra dan universitas swasta pada ASEAN Youth Volunteer Program (AYVP) di Malaysia, Kamis (21/11/2024).
Di bawah naungan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Menpora) Malaysia dengan dukungan Sekretariat ASEAN, merupakan platform prestisius yang mendorong kesukarelawan pemuda, pemahaman lintas budaya dan pembangunan berkelanjutan di seluruh kawasan ASEAN.
Mahasiswi jurusan Akuntansi FEB, Anggita Sari Rangkuti menjelaskan persiapan yang ia lakukan dari awal hingga berhasil terpilih menjadi finalis satu-satunya dari Sumatra.
“Untuk berhasil terpilih sebagai Finalis AYVP di Malaysia, persiapan saya dimulai dengan memahami tujuan dan tema program, serta memastikan seluruh persyaratan terpenuhi. Saya mempersiapkan diri sewaktu pertanyaan yang diberikan dengan menonjolkan pengalaman relawan, kepemimpinan dan kontribusi komunitas yang relevan,” jelasnya.
Anggita juga memaparkan motivasi yang mendorongnya ikut pada program ini.
“Keinginan untuk berkontribusi dalam memecahkan isu-isu regional di ASEAN, sekaligus memperluas wawasan dan jejaring internasional. Program ini sejalan dengan minat saya dalam pemberdayaan komunitas dan pembangunan berkelanjutan, serta memberikan kesempatan untuk belajar dari perspektif multikultural juga mengembangkan potensi diri untuk menjadi agen perubahan yang lebih efektif,” ucapnya.
Lanjutnya, Anggita juga mengungkapkan perasaan yang ia rasakan setelah dinyatakan lolos sebagai finalis satu-satunya perwakilan dari Sumatra pada program AYVP ini.
“Perasaan saya campur aduk, bangga, bersyukur dan termotivasi. Sebagai perwakilan tunggal dari Sumatra dan satu-satunya dari kampus swasta, saya merasa mendapat kehormatan besar sekaligus tanggung jawab yang tidak ringan. Ini membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih prestasi dan siapa pun bisa bersaing di tingkat internasional dengan kerja keras,” tuturnya.
Sambungnya, ia juga menyampaikan bahwa universitas memberikannya reward khusus untuk pencapaian yang telah diraih.
“UMSU memberikan reward secara khusus untuk pencapaian ini. Namun, saya berharap bahwa kampus memberikan apresiasi, baik berupa dukungan moral, publikasi prestasi saya, atau bahkan dukungan material jika memungkinkan,” ujar Anggita.
Di akhir Anggita menyampaikan harapan atas keberhasilan yang ia raih saat ini.
“Harapannya saya, semoga dapat memberikan kontribusi nyata dalam isu-isu regional yang diusung program ini, sekaligus membawa dampak positif bagi komunitas yang saya wakili. Saya juga ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk memperluas jejaring internasional, memperdalam pemahaman lintas budaya dan mengembangkan kapasitas kepemimpinan saya,” harapnya.
Tr : Khofifah Aderti Mutiara
Editor : Salsabila Balqis





















