Halo Sobat Pong-pong!
Dalam sejarah panjang manusia, kata ‘pemimpin’ sering kali melekat pada sosok laki-laki. Gambaran tentang keberanian, ketegasan, dan kekuasaan hampir selalu digambarkan dengan wajah maskulin. Namun, perlahan tapi pasti, perempuan mulai menulis ulang narasi itu menegaskan bahwa keberanian bukanlah milik satu jenis kelamin saja.
Di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, semangat itu hidup dalam diri mahasiswi semester VII sekaligus Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Nurrizqi Fadhilla, menurutnya kepemimpinan dapat membawa rasa percaya diri.
“Menurut saya, kepemimpinan di era sekarang itu sangat penting, apalagi bagi perempuan. Dari situ kita belajar percaya diri dan berani tampil di depan umum,” ucapnya.
Meski begitu, ia tak menutup mata terhadap kenyataan sosial yang masih sering menempatkan perempuan sebagai pihak kedua dalam urusan kepemimpinan.
“Masih ada yang perlu diperjuangkan. Banyak laki-laki yang masih memandang sebelah mata kepemimpinan perempuan. Namun, sekarang perempuan sudah membuktikan bahwa tidak semua seperti itu,” ungkapnya.



Tr: Rifky Haris






















