Teropongdaily, Medan-Kegiatan pelatihan penulisan buku yang digelar Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Press kembali menyasar para guru Muhammadiyah sebagai peserta utama dalam rangka meningkatkan budaya literasi dan produktivitas akademik. Kegiatan berlangsung di BI Corner Perpustakaan UMSU, Selasa (24/06/2025).
Pelatihan ini menghadirkan dua narasumber berkompeten, yakni Assoc. Prof. Dr. Rizka Harfiani dan Winarti, M.Pd., serta dipandu oleh Julpan Siregar sebagai moderator. Kegiatan ini menjadi bagian dari program berkelanjutan UMSU Press dalam mendukung transformasi guru Muhammadiyah menjadi penulis produktif di bidang pendidikan.
Koordinator Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) UMSU Press, Winarti, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para guru, khususnya di sekolah-sekolah Muhammadiyah, agar memiliki semangat produktif dalam berkarya.
“Kegiatan yang berlangsung kali ini tujuan kami untuk terus mengembangkan literasi dan membantu proses menulis untuk seluruh kalangan, baik mahasiswa maupun dosen/guru. Pada kesempatan ini, hadir sekitar 16 orang dari beberapa sekolah Muhammadiyah di wilayah Kota Medan. Ke depannya, kegiatan ini akan terus kami lanjutkan guna menjaga produktivitas dan keahlian dalam menulis buku,” ungkapnya.
Winarti juga menambahkan bahwa hasil karya para peserta pelatihan ini nantinya akan dipamerkan kepada publik.
“Ketika buku yang dihasilkan para peserta layak untuk dipublikasikan, pasti akan kami publikasikan. Mengingat pada tahun 2027 akan ada Muktamar Muhammadiyah, kami berharap dapat mempersembahkan karya dari UMSU Press dalam ajang tersebut,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan rencana untuk meminta pihak rektorat menyediakan ruangan khusus bagi UMSU Press guna memamerkan karya-karya yang dihasilkan.
“Kami mengajukan permintaan kepada Rektor untuk dibuatkan satu ruangan khusus bagi UMSU Press guna memamerkan karya-karya hasil pelatihan seperti ini. Kami ingin menunjukkan bahwa guru-guru Muhammadiyah juga layak menjadi teladan bagi murid-muridnya, bahwa seorang guru pun mampu menulis buku,” ujarnya.
Winarti menutup pernyataannya dengan harapan agar para guru terus mengembangkan kemampuannya dalam menghasilkan karya-karya menarik untuk anak-anak bangsa.
“Semoga dengan kegiatan ini, para guru dapat menghasilkan karya terbaik dan menciptakan buku-buku bermutu untuk mendidik anak-anak bangsa Indonesia,” tutupnya.
Tr: Muhammad Wira & Nabila






















