Teropongdaily, Medan-Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Kabimawa) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) memberikan komentar terkait respons mahasiswa terhadap perubahan warna toga terbaru untuk Wisuda Periode I 2025.
Kabimawa UMSU, Dr. Radiman, S.E., M.Si., mengaku awalnya tidak terlalu ambil pusing soal perubahan warna toga dari semula hitam menjadi dominan biru.
“Perubahan itu, jika ada yang suka atau tidak suka, biasa,” ujarnya kepada kru Teropong, Selasa (27/05/2025).
Meski begitu, Radiman menegaskan bahwa perubahan warna toga perlu dilakukan, salah satunya agar ada keselarasan identitas.
“Tapi perubahan itu harus kita lakukan. Jika kita melihat kampus di dalam maupun luar negeri, model toganya beragam. Yang sangat mirip dengan kita adalah Binus. Warna biru itu adalah warna identitas almamater yang disesuaikan dengan warna toga,” jelas Radiman.
Menurutnya, warna toga yang kini dominan biru selaras dengan warna identitas yang telah dibangun UMSU selama ini, seperti pada jas almamater.
“Mahasiswa baru sekarang ini memulai proses Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan jas almamater biru. Maka tahun ini, proses kegiatan perkuliahannya ditutup dengan memakai toga warna biru, sebagaimana identitas warna almamater UMSU yang menyambut para alumni ketika pertama kali berada di UMSU,” pungkasnya.
Tr: Ahmad Zacky Parinduri






















