Teropongdaily, Medan-Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) berhasil meraih juara dengan membawa medali perak pada Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) ke-36, di Universitas Padjajaran (UNPAD). Kamis, (07/12/2023).
Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Pengabdian Masyarakat (PM) meraih juara dengan kategori poster yang berjudul ‘Light Garden : Ekocity-Tourism Berbasis Green Energy dan Zero Waste System, Upaya Transformasi Pemukiman Kumuh di Sangar Anak Sungai Deli’.
Adrian Hariady Napitupulu, selaku Ketua tim yang merupakan mahasiswa Program Studi (Prodi) Kesejahteraan Sosial dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), menjelaskan proses saat berlangsungnya program PKM yang ia dan kawan-kawan ikuti mulai pendaftaran hingga meraih kejuaraan pada perlombaan ini.
“Untuk proses yang kami jalani ini sendiri, tentu tidak luput dari doa dan dukungan orang tua kami, yang selalu mensupport kami mulai proses pendaftaran hingga bisa meraih kejuaraan seperti sekarang. Terutama Dosen Pendamping (Dospem) kami bapak Sahran Syahputra, yang selalu mendampingi kami dari awal penyusunan proposal sampai keberlanjutan program. Beliau juga selalu memberikan arahan agar program berjalan dengan baik hingga sampai ke fase seperti sekarang ini,” ucap Adrian.
Sambungnya, ia juga mengatakan bahwa proses penentuan judul sudah lama diajukan namun rezeki nya belum berpihak kepada mereka dan di tahun ini mereka mencoba lagi serta memperbaiki kesalahan pada proposal sehingga bisa lolos pendanaan dan meraih kejuaraan.
“Untuk judul ini sebenarnya sudah lama diajukan oleh salah satu anggota tim kami yaitu Jasmine Jamilah, dengan tim saat mengikuti PKM tahun lalu namun nasib belum berpihak dan tahun ini kami mencoba lagi dengan memperbaiki dari segi proposal sehingga akhirnya kami berhasil ke tahap pendanaan hingga lolos ke PIMNAS ke-36,” ungkapnya.
Kemudian, Adrian juga menjelaskan bahwa tantangan yang mereka hadapi berupa dana yang terbatas karena mereka memiliki tiga program yang diajukan kepada mitra pada saat mengikuti perlombaan.
“Tantangan yang kami hadapi tentu ada, dari segi dana yang terbatas, karena program yang kami berikan kepada mitra itu tidak hanya satu melainkan tiga program, yaitu dari pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, limbah kertas menjadi kertas daur ulang dan membuat Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berskala pico hidro untuk membuat taman bermain light garden untuk anak-anak pinggiran sungai Deli. Dengan melihat permasalahan sampah yang menumpuk yang ada pada mitra agar bisa hidup dengan lingkungan yang bersih dan sehat, walaupun dengan keadaan dana yang terbatas,” sampai Adrian.
Diakhir, ia menyampaikan harapannya setelah memenangkan perlombaan ini.
“Harapan kami, semoga program yang sudah kami jalankan ini bermanfaat bagi mitra dan kami juga berharap semoga diberikan beasiswa oleh pihak kampus,” harapnya.
Tim ini beranggotakan lima orang diantaranya, Adrian Hariady Napitupulu Prodi Kesejahteraan Sosial mahasiswa dari FISIP sebagai Ketua tim, Jasmine Jamilah, Muhammad Rionaldo, Tita Wilda Wegina juga merupakan mahasiswa dan mahasiswi Prodi Kesejahteraan Sosial dari FISIP dan Ridho Syahputra Tolo mahasiswa Prodi Teknik Mesin dari Fakultas Teknik (FATEK).
PIMNAS ke-36 ini diikuti sebanyak 525 kelompok PKM, terdapat 2.411 mahasiswa dari 106 perguruan tinggi, untuk mengikuti kompetisi nasional ini.
Tr : Khofifah Aderti Mutiara & Restu Adiningsih






















