Teropongdaily, Medan-Penutup Proyek jalur Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang roboh ke bahu jalan setelah ditiup angin kencang, menimbulkan kemacetan yang membuat lalu lintas terhambat di Kawasan Balai Kota Medan.
Warga sekitar yang berada di pinggir jalan proyek segera membersihkan sisa-sisa pagar yang roboh tersebut, setelah itu jalan mulai kembali lancar setelah beberapa saat.
Meskipun begitu, proyek penutupan jalan tetap dilanjutkan guna menyelesaikan perbaikan di area tersebut.
Berdasarkan keterangan seorang Satpam sekaligus saksi mata di lokasi kejadian, Edwar mengatakan peristiwa itu terjadi dikarenakan angin yang kencang.
“Kejadiannya tadi sore ya, itu angin kencang datang dari ujung, tapi belum sempat hujan. Lalu ada terdengar suara boom keras waktu pagar pembatas roboh di bahu jalan,” katanya kepada kru Teropong, Jumat (18/10/2024).
Edwar menambahkan, saat kejadian berlangsung tidak ada pengendara yang terkena dampaknya. Dan saat kejadian berlangsung, situasi jalan macet total hingga harus dibersihkan dari bahu jalan.
“Tidak ada pengendara yang terkena dampak langsung, tapi sempat terjadi kemacetan. Setelah pagar dibersihkan, kondisi jalan sudah aman dan lancar kembali, tapi masih ditutup untuk perbaikan,” ungkapnya.
Edwar juga menyebutkan bahwa ketika ia menanyakan kondisi proyek kepada para pekerja, mereka tidak memberikan tanggapan yang jelas. Lalu mengharuskan dia untuk mengambil tindakan agar kendaraan bisa lewat.
“Saya tanya apakah jalan ini bisa dilalui atau tidak, tapi mereka tidak memberikan respon apapun. Akhirnya saya ambil tindakan sendiri agar kendaraan bisa lewat,” ujarnya.
Salah satu saksi mata, tak lain seorang Satpam juga, Edy Surya mengatakan kejadian tersebut terjadi pada pukul 15:30 WIB tadi.
“Untuk kejadian terjadi pukul 15:30 WIB, kita sendiri nggak fokus ke situ saja, tau-tau udah roboh karena terkena angin kencang tadi,” katanya.
Proyek penutupan jalur BRT ini masih berlangsung, dan diharapkan pihak berwenang segera memberikan kepastian mengenai kelanjutan proyek, agar tidak susahnya para pengendara saat berkendara.
Tr : Ahmad Zacky Parinduri
Editor : Feby Indrani





















