Halo Sobat Pong-pong!
Pernah dengar tradisi Ma’nene?
Ritual adat masyarakat Toraja Sulawesi Selatan ini dilakukan dengan cara membuka makam leluhur, lalu jenazahnya dibersihkan, diganti pakaiannya, dan dirawat kembali. Tradisi ini biasanya berlangsung setiap beberapa tahun sekali, tepatnya pada bulan Agustus atau September.
Mahasiswi Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Prodi Pendidikan Agama Islam semester VI, Nurfadilah Tanjung, berpendapat tradisi Ma’nene memiliki makna mendalam bagi masyarakat Toraja.
“Bagi orang Toraja, meskipun leluhur sudah meninggal, mereka tetap dianggap bagian dari keluarga. Jadi hubungan itu tetap terjaga lewat tradisi Ma’nene,” jelasnya.
Ia juga menambahkan, agar tradisi ini tidak hilang di kalangan generasi muda, perlu adanya pendekatan yang kreatif dan dekat dengan kehidupan mereka.
“Kuncinya dikenalkan dari kecil, biar tidak dianggap aneh. Bisa juga didokumentasikan lewat film atau konten media sosial supaya lebih relate. Bagus kalau mereka dilibatkan langsung, jadi bukan hanya nonton,” ujarnya.

Tr: Anggi Aulia






















