Halo Sobat Pong-pong!
Tahukah kamu? Teori kebutuhan manusia menurut Abraham Maslow, atau yang dikenal sebagai Hierarchy of Needs, menjelaskan bagaimana kebutuhan manusia tersusun dalam bentuk piramida.
Dilansir dari website Verywell Mind, Psikolog Klinis berlisensi, Aimee Daramus, menyampaikan kritik terhadap teori Maslow.
“Menurut Maslow, kita termotivasi untuk memenuhi setiap kebutuhan dalam hierarki secara berurutan. Artinya, sebelum memikirkan hal-hal seperti cinta, penghargaan, atau aktualisasi diri, kita harus terlebih dahulu memenuhi kebutuhan tingkat rendah seperti keselamatan jangka pendek dan jangka panjang,” ujarnya.
Kemudian dikutip dari Wikipedia, Psikolog Humanistik, Scott Barry Kaufman, menyampaikan pendapatnya bahwa menyukai teori Maslow.
“Hierarki kebutuhan mempertimbangkan kekurangan dan tantangan terdalam kita, sekaligus kekuatan tertinggi kita. Saya menyukai bagaimana model ini mengakui bahwa manusia memiliki beragam kebutuhan dengan tingkat urgensi berbeda, namun pada akhirnya kita mampu mewujudkan potensi sepenuhnya,” ungkapnya dalam artikel tersebut.


Tr: Dedek Febrianto






















