Halo Sobat Pong-pong!
Pernah dengar istilah doomscrolling?
Doomscrolling adalah kebiasaan terus-menerus menelusuri media sosial atau platform daring untuk mencari dan menyerap informasi negatif, seperti berita buruk, krisis, atau bencana. Fenomena ini sering menimbulkan rasa cemas, khawatir, dan sulit berhenti karena adanya dorongan untuk selalu mendapat kabar terbaru atau takut ketinggalan.
Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Program Studi Bimbingan Konseling semester VI, Permata Dina Aulia, menyebutkan beberapa dampak buruk doomscrolling.
“Bahayanya lumayan banyak. Bisa bikin mental drop, gampang cemas, stres, bahkan depresi. Waktu belajar juga kebuang gara-gara keasyikan scroll,” jelasnya.
Ia juga memberikan tips sederhana untuk mencegah doomscrolling, mulai dari mengatur waktu bermain ponsel, bijak memilih konten, hingga meluangkan aktivitas di luar layar.
“Coba atur screen time biar lebih terkontrol. Pilih konten yang positif dan edukatif, jangan semua dibaca apalagi yang bikin hati gelisah. Jangan lupa juga luangin waktu buat olahraga ringan, ngobrol sama teman, atau sekadar jalan-jalan biar pikiran lebih segar,” ungkapnya.



Tr: Anggun Nihma





















