Halo, Sobat Pong-pong!
Tahukah kamu? Adam Smith dikenal sebagai salah satu tokoh penting dalam sejarah ekonomi dunia. Melalui karyanya The Wealth of Nations (1776), ia memperkenalkan konsep pasar bebas dan “tangan tak terlihat” (invisible hand) yang menjadi dasar pemikiran ekonomi modern. Pemikirannya tidak hanya memengaruhi teori ekonomi, tetapi juga cara masyarakat memahami peran pasar dan pemerintah dalam mengatur perekonomian.
Mahasiswa semester III Program Studi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Rahendra Sakti Yudha Harahap, mengungkapkan bahwa pemikiran Adam Smith berperan penting dalam jalannya perekonomian saat ini.
“Menurut saya, Adam Smith adalah sosok yang sangat berjasa dan berperan penting dalam jalannya roda perekonomian saat ini. Pemikirannya mengenai pasar bebas dan teori invisible hand hingga kini masih menjadi acuan dalam penentuan arah kebijakan ekonomi,” ujarnya.
Namun, ia juga berpendapat bahwa meskipun teori-teori Adam Smith masih terkenal hingga saat ini, tidak semuanya dapat diterapkan secara efektif dalam konteks ekonomi Indonesia.
“Di balik kelebihan, tentu ada kelemahan. Meskipun teori Adam Smith masih banyak dikenal masyarakat, nyatanya belum sepenuhnya relevan jika diterapkan dalam kebijakan ekonomi Indonesia. Adam Smith mengemukakan teori invisible hand, yang berarti kegiatan ekonomi seharusnya dibiarkan berjalan sebagaimana mestinya. Namun, melihat kondisi Indonesia saat ini dengan ketimpangan sosial dan jarak antara si kaya dan si miskin yang masih besar campur tangan pemerintah tetap diperlukan agar perekonomian nasional tetap stabil,” jelasnya.



Tr: Nashwa Sabillah






















