Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melaksanakan gladi resik Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) 2025 dengan menghadirkan konsep yang menonjolkan pluralisme dan budaya lokal. Kegiatan ini digelar di kampus utama, Jl. Kapten Muchtar Basri, Sabtu (20/09/2025).
Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni (Kabimawa) UMSU, Dr. Radiman, S.E., M.Si., dalam wawancaranya bersama Kru Teropong menyampaikan bahwa PKKMB tahun ini mengusung tema pluralisme dengan sentuhan budaya.
āTema yang kita angkat sebenarnya tentang pluralisme (kebudayaan). Kampus kita semakin beragam, baik dari latar belakang pendidikan, kebudayaan, maupun agama. Karena itu, yang ditonjolkan adalah bagaimana kita mampu bekerja sama di tengah perbedaan,ā jelasnya.
Ia menjelaskan, perbedaan PKKMB tahun ini dengan sebelumnya terletak pada penampilan yang lebih variatif. Jika tahun lalu hanya diisi hiburan tari dan UMSU Band, kali ini turut ditampilkan orkestra Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara dengan 49 personel.
āKalau dulu UMSU Band hanya 12 orang, kali ini kita punya orkestra dengan 49 personel yang akan tampil di panggung utama. Ini juga bagian dari persiapan menyambut Muktamar Muhammadiyah ke-49 yang akan diselenggarakan di Medan dan Deli Serdang,ā ungkapnya.
Menurutnya, konsep PKKMB UMSU berbeda dengan kampus lain karena selalu menghadirkan nuansa segar yang sesuai dengan karakter mahasiswa generasi Z.
āPKKMB di UMSU ini berbeda, rasanya seperti konser. Lebih fun, santai, dan rileks, tetapi tetap kita kombinasikan dengan penampilan yang bernilai seni dan budaya,ā tambahnya.
Dr. Radiman juga menambahkan, selain hiburan, PKKMB diisi dengan materi akademik sebagai bekal mahasiswa baru.
āHari pertama memang bersifat seremonial, tetapi setelah itu ada pembimbingan akademik dari dosen PA dan kakak senior. Materinya biasanya tentang cara kuliah efektif, cara mengisi KRS, membaca KHS, hingga muatan lokal dari masing-masing fakultas,ā ujarnya.
Ia menegaskan, PKKMB bukan sekadar acara seremonial, melainkan pembekalan penting bagi mahasiswa baru.
āKita berharap adik-adik tidak hanya menunggu hiburan atau seremoni, tetapi juga memperhatikan pembekalan akademik yang bermanfaat ketika sudah mulai kuliah,ā tegasnya.
Tr: Ayu Rahma & Muhammad Ilham






















