Teropongdaily, Medan-Himpunan Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia (HIMADIKSA) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), laksanakan bedah buku bertajuk menumbuhkan budaya literasi melalui bedah buku, karya Titan Sadewo di Perpustakaan UMSU. Jum’at, (28/07/2023).
Kegiatan ini mengusung tema ‘Celakalah Orang-Orang Yang Jatuh Cinta’.
Dalam kegiatan ini menghadirkan dua narasumber dari sudut pandang pembaca yang pertama kalangan akademisi oleh Dr. Isthifa Kemal, M.Pd., dan kalangan ekosistem organisasi Teater Sisi (Tesis) oleh Ridho Cahyadi Harefa.
Dalam pemaparannya, Isthifa Kemal menyampaikan puisi yang ditulis oleh Titan Sadewa merupakan karya yang tidak bisa diartikan dengan bahasa pada umumnya. Ia juga mengatakan, gaya konstruksi kepenulisannya yang beragam justru menjadi simbol makna dari setiap kata pada puisi tersebut.
“Kalau saya memaknai puisi ini dari penegasan katanya, ada yang kata-katanya huruf besar semua, ada yang ditegaskan dengan penebalan kata ada juga kata-kata yang dicoret. Untuk membaca puisi ini, kita harus benar-benar meresapi dan faham agar masuk dalam makna yang muat oleh puisi ini,” katanya.
Kepala Program Studi (Kaprodi) Pendidikan Bahasa Indonesia, Mutia Febriyana, S.Pd., M.Pd., terkesan terhadap karya antologi puisi yang ditulis oleh Titan. Ia mengatakan puisi ini disajikan penuh dengan syarat makna dengan menelisik kehidupan manusia yang mengandung banyak diksi saling terikat kata demi kata.
“Kedepan, buku ini mungkin bisa jadi objek untuk menelisik, bagaimana dinamika gaya bahasa yang ada di dalam karya sastra ini,” harapnya.
Sementara itu, Ridho selaku pembaca dari kalangan ekosistem organisasi Tesis terkesan dengan pemilihan dan konsep pada puisi tersebut. Meskipun pada awalnya bingung karena tipografi yang tampak tidak biasa, ia mengaku akhirnya benar-benar terkesan pada buku antologi karya Titan tersebut. Ia juga mengatakan, bahwasanya penulisan ini merupakan karya yang liar dari imajinasi penulis dengan menghadirkan hal-hal yang tidak nyata, menjadi nyata melalui puisi. Ia juga menginformasikan bahwasanya, karya ini juga mengambil dari khazanah islam yang menceritakan azab penyembahan berhala dari Nabi Ilyas dan juga kisah yang diambil dari kisah Al-Fil.
Terakhir, Dra. Hj. Syamsuyurnita, M.Pd., selaku Dekan FKIP mengapresiasi serta memberikan pesan dengan mengajak anak-anak muda untuk terus berkreasi. Mengungkap rasa dengan karya tulisan. Ia juga berharap agar Titan bisa membuat karya lainnya selain antologi tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Prodi Bahasa Indonesia, para tamu undangan dari organisasi mahasiswa dan juga terdapat mahasiswa luar asal Thailand yang bersemangat dalam menyimak pemaparan yang disampaikan oleh para pemateri.
Tr : Basri Musthofa
Editor : Khofifah Aderti Mutiara






















