Teropongonline, Medan-Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menggelar kegiatan Webinar International Conference On Communication, Policy and Social Science (INCCLUSI). Selasa, (22/02/2022).
Kegiatan tersebut dilakukan secara daring melalui Zoom Meeting dengan mengusung tema “Collaboration of Government, Civil Society and Digital Communication for Sustainable Development Goals”.
Webinar ini dihadiri oleh Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, M.AP., dan narasumber pada webinar ini yaitu, Dr. Rudianto, S.sos., M.Si., Prof. Olle Tornquist, University Of Olso Norway, Dr. J Nicolaas Warouw, University Of New South Wales Canberra Australia, Dr. Noppawan Phuengpha, MPA., Brupha University Thailand, Dr. Azhar Ibrahim Alwee, National University Of Singapore, Dr. Arifin Saleh, S. Sos., M.SP., Abrar Adhani, S.sos., M.I.Kom., Dr. Siti Hajar, S. Sos, MSP.
Dalam kata sambutannya, Arifin Saleh selaku Dekan FISIP UMSU menjelaskan bahwa kegiatan ini akan dibagi 2 aktivitas.
“Kegiatan ini terbagi dalam 2 aktivitas, yang pertama nanti ada Konferensi Internasional yang akan diisi 5 pembicara dari beberapa negara,” katanya.
Lanjutnya, ia mengatakan untuk para peserta yang sudah mengirimkan naskahnya akan masuk ke beberapa kelas yang telah kami siapkan.
“Setelah itu, para peserta yang sudah mengirimkan naskahnya akan masuk ke beberapa kelas yang telah kami siapkan secara zoom dan nanti akan di pandu masing-masing oleh moderator ruangan untuk mengikuti webinar Internasional ini,” jelasnya.
Wakil Rektor III, Rudianto juga mengatakan bahwa tingginya minat anak-anak muda untuk melanjutkan pendidikan tinggi.
“Tingginya minat anak-anak muda untuk mengikuti pendidikan tinggi termasuk di UMSU. UMSU merupakan tempat dimana anak-anak milenial belajar,” sampainya.
Tambahnya, Rudianto mengatakan anak-anak milenial tidak mungkin cukup untuk gelar sarjana saja.
“Anak-anak milenial ini tidak cukup mungkin hanya gelar sarjana saja dan pastinya akan melanjutkan di perguruan-perguruan tinggi di tempat lain di seluruh dunia dengan tujuan untuk ke jenjang yang lebih tinggi termasuk pada level S2 dan S3, ini adalah ciri khas anak-anak milenial,” ujarnya.
Tr : Dania






















