Teropongdaily, Medan-Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melaksanakan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dengan konsep sederhana. Kegiatan berlangsung di pelataran parkir belakang Fakultas Pertanian, Senin (22/9/2025).
Wakil Dekan III Faperta UMSU, Dr. Akbar Habib, S.P., M.P., menjelaskan bahwa kesederhanaan PKKMB tahun ini tidak mengurangi kekhidmatan acara.
“Kalau tahun lalu konsepnya lebih glamor, hari ini berubah menjadi lebih sederhana karena menyesuaikan dengan situasi negeri. Saya rasa Fakultas Pertanian juga beradaptasi dengan itu. Contoh, dulu kita menggunakan videotron, sekarang kita menggunakan layar yang lebih sederhana, namun tidak mengurangi rasa khidmat dalam pemberian acara,” jelasnya.
Ia menambahkan, keberhasilan mahasiswa baru (Maba) tahun lalu turut berdampak pada peningkatan jumlah mahasiswa baru tahun ini.
“Keberhasilan Maba tahun lalu berimbas ke Maba tahun ini. Satu-satunya fakultas yang mengalami peningkatan jumlah mahasiswa adalah Fakultas Pertanian. Maka keberhasilan hari ini kami harapkan bisa juga merebut Maba untuk tahun berikutnya,” tambahnya.
Sementara itu, Pimpinan Divisi Kaderisasi Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Agroteknologi, Muhammad Safil Nasution, memaparkan proses persiapan kegiatan PKKMB.
“Untuk persiapan PKKMB ini sekitar satu bulan lebih, karena kami pas libur dan perlu banyak waktu untuk mempersiapkan kegiatan. Koordinasi dan tindak lanjut juga cukup sulit karena ada yang di kampung dan kesulitan mendapatkan jaringan,” pungkasnya.
Ia juga menambahkan pentingnya menempuh pendidikan di bidang pertanian serta mengingatkan agar mahasiswa baru tidak perlu merasa rendah diri.
“Jangan minder kalau ditanya orang kuliah di jurusan apa. Sering ada pemikiran, ‘kuliah kok jurusan pertanian, lebih baik tidak usah kuliah’. Padahal menurut saya, dalam berkebun ada perbedaan antara orang yang tidak kuliah dengan orang yang memiliki ilmu dari perkuliahan. Semoga hal ini dapat menginspirasi mahasiswa baru agar tetap bersemangat dalam mempelajari bidang pertanian,” imbaunya.
Tr: Rifky Haris & Muhammad Ilham Samudera





















