Teropongdaily, Medan-Baitulmaal Muamalat (BMM) menyalurkan bantuan melalui program Dapur Hangat bagi para korban evakuasi banjir di Masjid Al Muslimin, Jalan Brigjend Bejo Gang Rambutan No. 18, Kelurahan Pulo Brayan Darat II, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan, Jum’at (28/11/2025).
Kehadiran Dapur Hangat ini merupakan upaya BMM untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan warga yang terpaksa mengungsi akibat banjir yang melanda kawasan tersebut. Relawan BMM bersama warga setempat menyiapkan makanan siap saji yang dapat diakses kapan saja oleh warga yang masih bertahan di lokasi evakuasi.
Anggota BMM Sumatera Utara, Rizky Situmorang, menjelaskan tujuan digelarnya aksi Dapur Hangat.
“Tujuan aksi Dapur Hangat ini adalah untuk membantu para penyintas banjir yang sedang mengungsi sementara di beberapa titik. Kami mendapat laporan bahwa banyak pengungsi yang belum mendapatkan bantuan, sehingga hadirlah Dapur Hangat dari Baitulmaal Muamalat,” ungkapnya.
Ia berharap aksi kolaboratif ini dapat terus berjalan selama masa tanggap darurat dan memberi dampak bagi lebih banyak warga terdampak.
“Harapannya saling gotong royong, saling berkolaborasi antara unsur pemerintahan, swasta, lembaga maupun akademisi, dan tentu teman-teman mahasiswa. Karena BMM menyadari tidak bisa mengakomodasi semua bantuan, jadi kita butuh kolaborasi agar titik-titik yang masih terdampak banjir bisa kita hadirkan posko hangat,” tuturnya.
Selain itu, Kepala Lingkungan II Pulo Brayan Darat II, Dian Nirmayani, turut menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran BMM.
“Kami sangat berterima kasih, karena direspons cepat sekali. Kami memang sangat membutuhkan bantuan seperti yang kalian berikan. Bantuan ini sangat membantu kami,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Lingkungan I Pulo Brayan Darat II, Dina Arafah, menyampaikan bahwa warga terdampak turut terlibat langsung dalam penyediaan makanan.
“Semua yang dilakukan ini swadaya dari masyarakat. Bencananya juga tidak kami prediksi. Jadi semuanya swadaya masyarakat. Yang masak adalah warga yang mengungsi dan beberapa relawan. Jadi semuanya masyarakat terdampak di sini,” jelasnya.
Tr: Ayu Shouma






















