Teropongdaily, Medan-Sejumlah warga di Kelurahan Pulo Brayan Darat II terpaksa mengungsi ke Masjid Al Muslimin yang berlokasi di Jalan Brigjen Bejo Gg. Rambutan No. 18, Medan Timur, Kota Medan, Jumat (28/11/2025).
Tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir menyebabkan air meluap hingga masuk ke permukiman. Masjid Al Muslimin menjadi lokasi evakuasi sementara bagi puluhan warga yang membutuhkan tempat berteduh.
Kepala Badan Kenaziran Masjid (BKM) Al Muslimin, Syafaruddin, menjelaskan bahwa puncak kedatangan warga terjadi pada Kamis malam sekitar pukul 20.00 WIB, dan jumlahnya terus bertambah seiring naiknya air hingga mendekati tengah malam.
“Puncaknya itu sekitar tadi malam jam delapan, masyarakat sudah banyak di masjid. Ketika air naik sekitar jam 12, warga bertambah banyak di sini,” ujarnya.
Sekitar 50 kepala keluarga atau kurang lebih 200 jiwa kini mengungsi di masjid tersebut. Mayoritas berasal dari Lingkungan I dan II yang menjadi wilayah paling terdampak banjir. Namun, pihak masjid juga membuka akses bagi warga dari luar lingkungan yang membutuhkan perlindungan.
“Kami berharap penanganan banjir ini lebih serius, sehingga kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Pemerintah harus lebih waspada sebelum memasuki bulan November atau Desember,” lanjut Syafaruddin.
Salah satu pengungsi, Raisa Dini Zein, mengaku mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan dasar, terutama sarapan pada pagi hari.
“Tadi pagi sempat bingung mau cari makan di mana, tapi Alhamdulillah BKM ngasih sarapan. Bantuan juga ada datang berupa nasi bungkus, snack, sama air mineral,” ungkapnya.
Raisa juga berharap agar penanganan banjir dapat dilakukan secara lebih serius oleh pemerintah.
“Semoga jangan terjadi lagi banjir seperti ini. Kalau bisa, pemerintah lebih memperhatikan faktor penyebabnya agar tidak terulang di tahun-tahun berikutnya,” tutupnya.
Tr: Ayu Shouma & Indra Gunawan





















