Setelah menempuh pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKes) Indah Medan, 29 mahasiswa kini diwisuda di kampus utama Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) setelah institusi tersebut diakuisisi UMSU pada 2026, Senin (28/10/2026).
Sebanyak 29 lulusan itu terdiri dari 16 Sarjana Farmasi dan 13 lulusan Diploma Tiga Kebidanan. Perubahan tempat wisuda tersebut menjadi bagian dari perjalanan pendidikan yang sebelumnya tidak diperkirakan oleh para lulusan maupun keluarga mereka.
Rektor UMSU, Prof. Dr. Akrim, M.Pd., mengatakan, para mahasiswa memulai pendidikan di STIKes Indah Medan tanpa membayangkan akan mengakhiri masa studi melalui prosesi wisuda di kampus utama UMSU.
“Ini adalah satu peristiwa yang sebelumnya tidak terbayangkan oleh wisudawan dan wisudawati dan juga oleh orang tua dan keluarga,” ujarnya dalam sambutan wisuda.
Ia menjelaskan, para lulusan Sarjana Farmasi telah menempuh pendidikan selama empat tahun, sedangkan lulusan Diploma Tiga Kebidanan menjalani pendidikan selama tiga tahun. Perjalanan tersebut mempertemukan para lulusan dengan situasi yang berbeda dari saat mereka pertama kali memasuki bangku kuliah.
Akrim menyebut momen tersebut sebagai capaian yang patut dibanggakan bersama, terutama karena para lulusan kini mengikuti prosesi wisuda di kampus utama UMSU.
“Dan hari ini wisuda di Kampus Utama Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara. Tentu ini adalah satu capaian yang patut kita banggakan bersama-sama,” katanya.
Perubahan tersebut tidak terlepas dari proses akuisisi STIKes Indah Medan oleh UMSU. Akrim mengungkapkan, langkah itu merupakan bagian dari rencana pengembangan ekosistem pendidikan yang telah disusun UMSU, khususnya untuk memperluas bidang pendidikan kesehatan.
“Kami juga Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara tidak menyangka dan tidak menduga peristiwa ini akan terjadi pada tahun 2026 ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, UMSU sebelumnya telah merencanakan pengembangan program studi Farmasi, Keperawatan, dan Kebidanan. Akuisisi STIKes Indah Medan menjadi kesempatan bagi universitas untuk melanjutkan rencana tersebut.
“Dan akhirnya Allah memberikan kesempatan untuk Muhammadiyah, untuk UMSU mengakuisisi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Indah Medan,” tuturnya.
Bagi 29 lulusan tersebut, wisuda di kampus utama UMSU menjadi penutup perjalanan pendidikan yang berlangsung selama tiga hingga empat tahun. Namun, pengalaman mereka menghadapi perubahan institusi selama masa studi masih perlu digali langsung dari para wisudawan.





















