Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mendorong mahasiswa baru menyeimbangkan perkuliahan dan organisasi melalui Masa Ta’aruf (Masta) 2026, Kamis (01/10/2026).
Dekan FKIP UMSU, Dra. Hj. Syamsuyurnita, M.Pd., menyampaikan bahwa FKIP dan IMM memiliki keterkaitan dalam membentuk mahasiswa sebagai calon pendidik sekaligus pemimpin. Ia berharap mahasiswa dapat menjalani proses akademik dan organisasi secara beriringan.
“FKIP melahirkan guru dan IMM melahirkan pemimpin. Jika keduanya kita satukan, maka akan melahirkan guru yang pemimpin dan pemimpin yang guru. Nah, inilah harapan kita,” tutur Dekan FKIP UMSU, Dra. Hj. Syamsuyurnita, M.Pd.
Syamsuyurnita juga mengingatkan mahasiswa baru untuk tidak hanya berfokus pada perkuliahan, tetapi turut aktif dalam organisasi. Menurutnya, mahasiswa perlu menjalani keduanya sebagai bagian dari proses selama berada di FKIP UMSU.
“Karena itu niatkan hati kalian untuk betul-betul belajar dengan sungguh-sungguh. Tetapi bukan hanya belajar saja, seperti yang sudah kalian lihat hingga hari ini, berorganisasi juga perlu,” pesannya.
Sementara itu, Ketua Umum PC IMM Kota Medan, Muhammad Rais Prayoga, S.M., menyampaikan bahwa gerakan IMM memiliki tiga poin penting yang menjadi bagian dalam proses mahasiswa mengembangkan diri melalui organisasi.
“Gerakan IMM itu bukan hanya sekadar asal-asalan dalam melakukan gerakan. Kita punya tiga poin terpenting, yaitu religiositas, intelektualisasi, dan humanitas,” ujarnya.
Rais menjelaskan aspek intelektual tidak seharusnya membuat mahasiswa meninggalkan tanggung jawab akademiknya. Menurutnya, perkuliahan dan organisasi dapat berjalan bersama dengan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh kepada lingkungan mahasiswa dan masyarakat.
“Kalau kita sudah sibuk berorganisasi, suka lupa terhadap kuliah dan tanggung jawab kita. Tetapi bagaimana kita bisa menerapkan perkuliahan dan berorganisasi bisa sejalan dengan diri kita,” tutup Rais.
Tr. Hana & hardi





















