Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjadikan Masa Ta’aruf 2026 sebagai ruang mengenalkan organisasi dan membangun kebersamaan mahasiswa baru, Kamis (01/10/2026).
Ketua Panitia MASTA 2026, Rifandi Sijabat, mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema ‘Membangun Ruang Inklusif, Menjalin Kebersamaan: Mengenal Lebih Dekat IMM FKIP UMSU yang Hangat dan Komunikati’. Tema tersebut menjadi bagian dari upaya mengenalkan IMM kepada mahasiswa baru.
“Tema yang kami ambil bukan hanya sekadar tema saja, tetapi ada untuk mengembangkan IMM FKIP UMSU karena kita tahu di UMSU kita diberikan fasilitas yang cukup baik. Sangat disayangkan kalau kita tidak menggunakan ataupun memanfaatkan fasilitas yang sudah diberikan,” ujar Rifandi.
Rifandi juga menyebut sejumlah kader PK IMM FKIP UMSU telah menorehkan prestasi yang dapat menjadi contoh bagi mahasiswa baru.
“PK IMM FKIP UMSU banyak sekali menciptakan kader-kader yang berprestasi, sehingga ini menjadi acuan untuk mengajak teman-teman nantinya untuk bergabung. IMM bukan sekadar organisasi, tapi untuk kita berkumpul menjadi pribadi yang mengayomi dan sifat komunikatif,” katanya.
Sementara itu, alumni senior PK IMM FKIP UMSU, Ismail Saleh Nasution, M.Pd., mengingatkan mahasiswa baru agar memahami tujuan mereka sebelum bergabung dalam IMM. Menurutnya, proses berorganisasi perlu dijalani dengan kesadaran dan tujuan yang jelas.
“Ketika kalian hadir di sini harus punya rasa. Ini adalah langkah awal kita ketika memiliki pekerjaan di tingkat mahasiswa. Tahu dulu apa tujuan kalian untuk ikut IMM ini. Setelah sudah tahu, ada bermakna dalam kehidupan kita sehari-hari,” tuturnya.
Ismail juga menekankan pentingnya membangun hubungan dengan kader dan senior IMM selama proses perkuliahan.
“Silakan untuk berdiskusi dengan para senior-seniornya di Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah. Ketika kita sudah berhasil, apa yang kita dapatkan atau rasa kegembiraan, prinsip berkesadaran dan bermakna masukkan ke dalam hati kita,” tutupnya.
Tr. Hana & hardi





















