Ketertarikan mahasiswa asing untuk menempuh pendidikan di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) tercatat cukup tinggi. Tahun ini, sebanyak 1.147 calon mahasiswa asing mendaftar ke UMSU, namun hanya 46 orang yang dapat diterima karena keterbatasan fasilitas.
Hal tersebut disampaikan Rektor UMSU Prof. Dr. Akrim, M.Pd. dalam sambutannya pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UMSU 2026, Ia menyampaikan data tersebut di hadapan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., serta sejumlah anggota DPR yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Tahun ini sebanyak 1.147 pendaftar dari mahasiswa asing,” ujar Akrim, Senin (28/09/2026).
Dari jumlah tersebut, UMSU belum dapat menerima seluruh pendaftar. Akrim menyebut keterbatasan fasilitas menjadi salah satu alasan jumlah mahasiswa asing yang diterima hanya 46 orang.
“Namun hanya bisa diterima 46 orang karena keterbatasan fasilitas yang ada di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara,” katanya.
Meski demikian, keberadaan mahasiswa asing di UMSU terus menunjukkan jangkauan pendidikan kampus yang tidak hanya berasal dari dalam negeri. Saat ini, tercatat 117 mahasiswa asing yang menempuh pendidikan di UMSU.
“Dan hari ini total mahasiswa asing yang ada di UMSU 117 orang,” tutur Akrim.
Mahasiswa asing tersebut berasal dari berbagai kawasan, mulai dari Asia hingga Afrika. Keberagaman asal mahasiswa tersebut turut menjadi bagian dari perkembangan UMSU dalam memperluas lingkungan akademik lintas negara.
“Dari berbagai negara, dari Asia, dan juga dari Afrika,” pungkasnya.
Tr: Intan dan Alifta



















