Arifin Abdillah, mahasiswa semester II Fakultas Agama Islam (FAI) Program Studi Pendidikan Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) menjalani keseharian yang padat dengan membagi waktu antara kuliah, aktif berorganisasi, mengemban tugas sebagai marbot masjid, hingga bekerja pada malam hari, Senin (04/05/2026).
Mahasiswa tersebut mengaku berasal dari keluarga sederhana yang menjadi dorongan utama dalam menjalani kesehariannya yang padat.
“Saya terlahir dari keluarga yang sederhana, sehingga sejak awal saya menyadari bahwa saya perlu berjuang dan bekerja keras untuk meraih masa depan yang lebih baik serta membanggakan kedua orang tua saya,” ujarnya.
Selain menjalani perkuliahan pada siang hingga malam hari, ia juga aktif dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah serta mengemban peran sebagai marbot masjid.
“Saya juga aktif di IMM untuk mengembangkan kemampuan berpikir dan bersosialisasi, sekaligus tinggal di masjid sebagai marbot, dengan tugas seperti mengumandangkan adzan, menjadi imam, serta menjaga kebersihan dan kenyamanan masjid setiap hari,” jelasnya.
Setelah menyelesaikan aktivitas di masjid, ia melanjutkan bekerja di malam hari sebagai bagian dari upaya melatih kemandirian.
“Setelah salat Isya, saya melanjutkan bekerja di sorum. Seluruh aktivitas ini saya jalani sebagai bentuk ikhtiar untuk melatih tanggung jawab, kemandirian, serta memperbaiki kondisi kehidupan saya ke depan,” katanya.
Meski memiliki jadwal yang padat, ia tetap berupaya menjaga keseimbangan antara seluruh tanggung jawab yang dijalani.
“Tantangan terbesar yang saya hadapi adalah mengatur waktu dan menjaga stamina agar tetap konsisten menjalani kuliah, organisasi, kewajiban di masjid, dan pekerjaan, sehingga saya terus belajar untuk lebih disiplin dan menyusun perencanaan harian agar semua peran dapat berjalan dengan baik,” tutupnya.
Tr: Ayu & Elza



















