Akun media sosial ‘ncingumsu’ yang menampilkan keseharian kucing di lingkungan masjid Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) mulai mencuri perhatian, khususnya di kalangan mahasiswa dan jamaah kampus, Senin (04/05/2026).
Kucing yang kerap dipanggil “Ncing” oleh marbot ini tidak memiliki nama khusus. Namun, karena sering terlihat dan sesekali merespons panggilan, pengelola akun media sosial memberinya identitas “ncingumsu” sebagai penanda bahwa ia hidup di kawasan kampus.
Salah satu admin akun tersebut menyebutkan bahwa akun media sosial kucing itu mulai dibuat pada awal Ramadan lalu sebagai bentuk hiburan semata.
“Awal Ramadan kemarin kami buat akun Instagram dan TikTok-nya. Kontennya untuk seru-seruan saja karena memang suka dengan kucing,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa konten yang diunggah berhasil menarik perhatian warganet, bahkan menembus angka penonton yang cukup tinggi di Instagram.
“Beberapa video sempat viral, views di Instagram ada yang lebih dari 1 juta, tapi di TikTok masih biasa saja,” ungkapnya.
Kucing tersebut diketahui merupakan kucing liar yang bebas berkeliaran di sekitar masjid. Keberadaannya tetap terjaga karena perhatian dari mahasiswa dan pengurus masjid yang sesekali memberinya makan.
“Kadang ada mahasiswa yang berbagi makanan, marbot juga sesekali kasih makanan basah, walaupun tidak setiap hari,” jelasnya.
Meski hidup di lingkungan masjid, pengurus tetap menjaga kebersihan dengan membatasi keberadaan kucing tersebut di area tertentu.
“Kadang diletakkan di pelataran saja karena khawatir mengotori masjid, tapi sejauh ini masih aman walaupun sesekali masuk saat salat atau khutbah,” katanya.
Keberadaan kucing ini pun mendapat respons positif dari jamaah. Banyak pengunjung, terutama anak-anak, terlihat berinteraksi dan bermain dengannya saat berada di sekitar masjid.
Tr: ayu & Elza




















