Teropongdaily-daily, Peresmian Mini Bank di Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) membuka ruang praktik nyata bagi mahasiswa, khususnya Program Studi Perbankan Syariah, Kamis, (07/08/2025).
Mini Bank hasil kerja sama dengan PT Bank Danamon Indonesia Tbk ini akan menjadi laboratorium praktik operasional perbankan syariah di lingkungan kampus.
Kepala Program Studi Perbankan Syariah, Assoc. Prof. Dr. Rahmayati, M.E.I., menyebut bahwa Mini Bank akan langsung diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran.
“Integrasi kurikulum Mini Banking ini sudah berjalan, apalagi kami memiliki mata kuliah Mini Banking and Service Excellent yang memungkinkan mahasiswa belajar langsung melalui praktik. Ke depan, istilahnya bukan lagi laboratorium, tetapi Mini Banking, karena operasional produk perbankan hingga pembiayaan dapat langsung dipraktikkan oleh mahasiswa,” jelasnya.
Rahmayati juga mengungkapkan rencana pengembangan program studi setelah peresmian Mini Bank ini.
“Setelah peresmian ini, berbagai program telah dirancang dalam roadmap kami. Perjanjian kerja sama juga sudah ditandatangani, artinya ini sudah resmi. Kini, Mini Bank UMSU dapat membuka rekening secara daring untuk seluruh sivitas akademika, bahkan untuk masyarakat umum. Namun, prioritas utama tetaplah sivitas akademika UMSU,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa mahasiswa akan dilibatkan dalam operasional harian Mini Bank.
“Mahasiswa harus aktif setiap hari, baik dalam promosi secara daring maupun langsung. Harapan kami, Mini Bank ini menjadi tempat kreativitas dan inovasi mahasiswa Perbankan Syariah. Tidak hanya mengelola operasional, mahasiswa juga harus memasarkan layanan dan mengaitkan praktik tersebut dengan teori yang dipelajari di kelas,” tegasnya.
Salah satu mahasiswa Fakultas Agama Islam (FAI) UMSU, Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah, Lailan Azmi Nasution, mengaku antusias menyambut kehadiran fasilitas baru ini.
“Saya senang karena akhirnya kami memiliki fasilitas sendiri untuk menerapkan secara langsung hal-hal yang selama ini kami pelajari secara teori,” ujarnya.
Lailan juga mengungkapkan bahwa kehadiran Mini Bank memacunya untuk lebih semangat belajar.
“Ini tentu menambah semangat kami untuk belajar dan mengembangkan kemampuan. Biasanya kami hanya simulasi lewat studi kasus, sekarang bisa langsung praktik seperti di dunia kerja. Ini membuat kami lebih siap menghadapi dunia industri,” katanya.
Tr: Novita






















