Teropongdaily, Medan-Program Magang Berdampak 2025 resmi diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) di Gedung D Kemendiktisaintek, Jakarta, Senin (16/06/2025).
Program ini merupakan pengembangan dari Magang Studi Independen Bersertifikat (MSIB) yang kini lebih konkret, konseptual, dan berorientasi pada hasil. Mahasiswa diberi ruang untuk terlibat langsung dalam dunia kerja, menyelesaikan masalah nyata, dan membangun jejaring lintas sektor.
Dilansir dari siaran langsung kanal YouTube Kemdiktisaintek, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menyebut program ini sebagai langkah strategis untuk mewujudkan “Kampus Berdampak”.
“Perlu adanya gerakan yang strategis dan signifikan, agar kurikulum di perguruan tinggi mengejar kebutuhan industri,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program dan berharap program ini menjadi bagian dari sistem universitas.
“Lebih banyak lagi mahasiswa yang berkualitas, yang akan membuktikan kepada kami dan mitra hasil secara strategis untuk program Magang Berdampak ini,” lanjutnya.
Stella menambahkan, program ini dilanjutkan karena terbukti sebagai yang paling berdampak dari berbagai program Kampus Merdeka sebelumnya.
“Dari program Magang Kampus Merdeka sebelumnya ada beberapa program. Setelah kami evaluasi, yang paling berdampak dan secara angka-angka bisa kita lihat secara nyata adalah program magang, sehingga program magangnya ini kami teruskan,” tuturnya.
Plt. Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Berry Juliandi, menjelaskan program dimulai sejak Mei dengan pendaftaran mitra, mahasiswa, dan dosen. Seleksi tiket mobilisasi pada Juli, dan pelaksanaan magang berlangsung 4 Agustus hingga 20 Desember 2025, dengan pemantauan rutin.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Prof. Brian Yuliarto, dalam sambutannya menyatakan bahwa bentuk nyata sinergi adalah kerjasama antara dunia pendidikan dan dunia kerja. Beliau mengajak kepada mahasiswa untuk terus mengambil langkah yang tepat dari program Magang Berdampak ini.
“Ini adalah kesempatan kepada mahasiswa, untuk keluar dari zona nyaman, mengasah keahlian, serta siap kerja dan memberikan dampak,” jelasnya.
Tr: Elza Fatimah
Sumber Foto: Kemdiktisaintek





















