Teropongdaily, Medan-Masa Ta’aruf (Masta) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Teknik (FATEK), Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melaksanakan Masta di luar Gedung FATEK. Rabu, (27/09/2023).
Dekan FATEK, Munawar Alfansury Siregar, ST., MT., menegaskan bahwa meningkatkan potensi dan kapasitas itu tergantung kemauan diri.
“Jadi kita bukan hanya untuk berbicara tapi paling tidak kita punya potensi. Jangan mati di tangan kita sendiri, kalau seperti itu kita tidak akan punya pengalaman dalam hal mengorganisir hal dan pada akhirnya akan jadi pengikut saja nantinya,” tegasnya.
Lalu, Munawar juga menyampaikan cari bagaimana ilmu pengetahuan itu diperoleh guna menjadi torehan sesuatu yang baik dalam mencapai hidup yang lebih segar.
“Bagaimana ilmu pengetahuan itu diperoleh baik secara keilmuan maupun wawasan sebagai manusia bisa menorehkan sesuatu di dalam hidup kita menjadi segar,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Aulia Akbar, selaku Ketua Panitia (Ketupat) Pimpinan Komisariat (PK) IMM FATEK UMSU, menyebutkan bahwa kegiatan Masta tahun ini lebih spesial dari tahun sebelumnya.
“Untuk acara yang spesial untuk tahun ini, kami melakukan kegiatan ini di luar gedung. Tujuannya untuk mengajak mahasiswa baru mengeksplorasi hal-hal yang diluar gedung,” katanya.
Lanjutnya, ia mengatakan bahwa mereka memiliki konsep terbuka dan membuka dengan mengundang beberapa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) seperti UKM Tapak Suci dan Karate berkolaborasi untuk menampilkan keahlian UKM tersebut dihadapan para Mahasiswa Baru (Maba).
“Konsep kami untuk Masta teknik kali ini yang pertama itu terbuka, jadi kami mengundang siapa saja yang ingin menyampaikan aspirasinya terutama di UKM-UKM seperti UKM Tapak Suci, UKM Karate dan kita mengundang seluruh senior dan fakultas dengan konsep terbuka dan membuka,” ucapnya.
Diki Andrian Bahri, salah satu Maba FATEK, Program Studi (Prodi) Teknik Mesin, turut menyampaikan kesannya mengenai pelaksanaan Masta IMM FATEK.
“Kesannya itu yang pertama seru, kita bisa belajar mengenai apa itu tentang FATEK lebih jauh. Terus yang kedua itu asik, karena kating-katingnya asik terus dan pembawaan acaranya itu juga bagus,” ujarnya.
Diakhir, Diki menyebutkan kendala yang ia hadapi selama Masta berlangsung.
“Kendalanya kayak kepanasan, terus kayak adanya jam yang kurang tepat seperti mau salat tadi malah kelamaan gitu dan waktu istirahatnya itu dibatasi untuk membeli makan siang,” pungkasnya.
Tr : Devi Gita Harahap dan Oziva Achtar Chamelly
Editor : Khofifah Aderti Mutiara






















