Forum Masyarakat (Formas) Kelurahan Sari Rejo menggelar unjuk rasa didepan Kantor Walikota Medan menuntut sertifikat tanah yang seharusnya milik mereka tidak kunjung selesai. Selasa, (15/01/19).
Unjuk rasa ini dipimpin oleh ketua Formas Pahala Napitupulu dan wakilnya Ujang. Diperkirakan ada ratusan pengunjuk rasa yang ikut untuk menyampaikan aspirasinya, mulai dari anak-anak, remaja hingga dewasa.
Titik kumpul unjuk rasa berawal dari Kantor Walikota Medan, karena tak kunjung mendapatkan respon sekumpulan massa pindah ke Kantor Badan Pertanahan Nasional Jalan Ahmad Yani.
Warga Sari Rejo menuntut sertifikat tanah milik mereka yang selama puluhan tahun bermukim agar segera pemerintah keluarkan. Sampai sekarang mereka belum menerima sertifikat hak milik atas tanah.
Menurut salah satu pengunjuk rasa Ucok (31) mengatakan pemerintah hanya mengumbar janji, tapi tidak ada kepastian yang jelas atas sertifikat tanah milik kami para warga.
“Kami sudah capek ke Kantor Walikota tapi mereka cuma bilang akan diusahakan. Mereka cuma janji dan tinggal janji, sudah puluhan tahun belum juga dikeluarkan mereka,”kata Ucok.
Ratusan massa menuntut kejelasan sertifikat agar segera diselesaikan secepatnya oleh pemerintah. Salah satu massa lainnya Togar menanggapi bahwa bisa saja dengan warga yang tidak miliki surat, tanah tersebut mau dikuasai oleh pihak lain.
“Kami sudah lama tinggal disini. Ini tanah dari nenek moyang kami. Ini hak milik kami. Kami tidak senang tanah kami mau dikuasai,”cetus Togar.
Unjuk rasa ini mengakibatkan kemacetan dibeberapa titik lokasi sekumpulan massa yang menyampaikan aspirasinya. Hingga polisi turut mengamankan dan memperlancar arus lalu lintas sekitarnya.
Reporter : Intan Handayani
Editor : Fuad Saleh Madhy


















